SENTUL, Pelatih tim nasional Thailand, Kiatisuk Senamuang, berbicara soal peluang menangani timnas Indonesia pada suatu ketika nanti.
Kiatisuk angkat bicara soal hal tersebut setelah Kompas.com memburu pelatih berusia 43 tahun tersebut seusai sesi jumpa pers di Hotel Aston Sentul, Selasa (13/12/2016).
Mendapatkan pertanyaan dari Kompas.com soal keinginan menangani Indonesia, Kiatisuk awalnya tersenyum.
Tak puas, Kompas.com menanyakan sekali lagi kepada Kiatiusk. Dia pun akhirnya menjawab.
"Ya...ya..ya," jawab Kiatisuk sambil diiringi senyum.
Kiatisuk yaitu pelatih muda berbakat. Prestassinya adalah membawa Thailand menjuarai Piala AFF 2014 dan King's Cup 2016. Dia juga pernah membawa Thailand U-23 meraih medali emas di SEA Games 2013.
Saat ini, Kiatisuk berpeluang tidak mengurangi koleksi gelarnya seandainya dapat mengalahkan Indonesia pada pertandingan final Piala AFF 2016.
Final pertama mulai digelar di Stadion Pakansari Cibinong pada Rabu (14/12/2016> sedangkan final kedua mulai dihelat di Stadion Rajamangala, Sabtu (17/12/2016).
Bagi Kiatisuk, laga final melawan Indonesia tak mulai mudah. Menurutnya, Indonesia membaik meski sebelumnya disanksi FIFA.
"Indonesia sudah disanksi FIFA. Namun, mereka tetap memiliki kompetisi dan mereka berhasil lolos ke final. Itu artinya mereka sudah berkembang," ujar Kiatisuk.
Sama halnya dengan Kiatisuk, pelatih Alfred Riedl pun berambisi mempersembahkan gelar untuk Indonesia. Gelar Piala AFF mungkin menjadi persembahan terakhir dari Riedl mengingat pelatih yang berasal Austria tersebut telah memberikan sinyal pensiun.
Prestasi terbaik Riedl bersama Indonesia adalah membawa skuad Garuda ke final Piala AFF 2010. Namun, Indonesia gagal juara karena dikalahhkan Malaysia.
Source : bola.kompas.com