JAKARTA, - Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengakui kotornya aliran Kali Sentiong di Johar Baru, Jakarta Pusat, akibat tidak adanya petugas yg membersihkannya.
Kondisi itu terjadi setelah diskorsingnya 63 petugas harian lepas (PHL) Dinas Kebersihan dari Kecamatan Kemayoran dan Johar Baru.
"Memang di titik itu yg (petugas) diskorsing," kata Isnawa ketika dihubungi, Kamis (7/12/2016).
Kali Sentiong di Kecamatan Johar Baru terpantau dipenuhi sampah. Dari pantauan Kompas.com di lokasi, tampak banyak sampah mengapung di kali yg mengalir dari Kecamatan Johar Baru hingga ke Kecamatan Kemayoran.
Kebanyakan sampah yg mengapung berasal dari sampah rumah tangga seperti plastik, botol minuman, hingga kain bekas.
Kompas.com/David Oliver Purba Kali Sentiong dipenuhi sampah, Kamis (8/12/2016)Saat Kompas.com menelusuri aliran sepanjang lebih dari 5 km itu, tumpukan sampah paling banyak berada di aliran yg melewati Jalan Utan Panjang yg berada di Kecamatan Kemayoran.
Untuk menanggulangi persoalan itu, Isnawa menyatakan, pihaknya telah menarik PHL kebersihan dari wilayah yang lain buat membersihkan kali tersebut.
"Untuk penanganannya telah kami tarik pasukan oranye dari wilayah lain. Sudah tiap hari kami bersihkan," ujar dia.
Enam puluh tiga "pasukan oranye" diskorsing setelah kedapatan berfoto dengan memegang spanduk berisi dukungan bagi pasangan cagub dan cawagub nomor satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
Atas sikap yg dinilai tak netral, 63 pasukan oranye diskors sampai masa kontrak berakhir. Jika mereka berkelakuan baik sampai masa kontrak selesai, mereka dapat kembali bekerja.
Kompas TV Pasukan Oranye Bersih-Bersih Usai Doa BersamaSource : megapolitan.kompas.com