Kereta Gas Tergelincir dan Meledak, Tujuh Orang Tewas

Kereta Gas Tergelincir dan Meledak, Tujuh Orang Tewas

SOFIA, Tujuh orang tewas di sebuah desa di timur laut Bulgaria akibat kereta pengangkut gas tergelincir dan meledak. Sekitar 50 rumah dan bangunan lainnya hancur.

Seorang pejabat setempat, Sabtu (10/12/2016), melaporkan, puluhan orang juga terluka dan sedikitnya lima korban di antaranya dalam keadaan kritis di rumah sakit.

Pemerintah Bulgaria mengatakan, mereka mulai mengumumkan hari perkabungan nasional pada Senin (12/12/2016), menyusul insiden mematikan tersebut menurut Reuters.

Dua belas tangki kereta swasta, yg membawa propylene, gas elpiji yg gampang menguap dan gampang terbakar, tergelincir di stasiun kereta api di sebuah desa di Bulgaria.

Polisi mengatakan, salah sesuatu tangki menghantam tiang listrik tengangan tinggi, dulu meledak, dan terbakar pada Sabtu dini hari.

Ledakan kuat membakar ludes puluhan rumah dan bangunan publik lainnya. Banyak orang tertimbun di balik teruntuhan.

Para pejabat memerintahkan mengosongkan permukiman agar propylene tersebut dapat disingkirkan dengan aman.

Petugas spesialis buat menangani insiden tersebut sedang melakukan operasi buat memindahkan gas dari tangki kereta di pusat ledakan.

"Usaha bagi pengosongan tank adalah proses yg sangat kompleks dan lambat," kata Perdana Menteri Boiko Borisov dua jam setelah datang di desa, berjarak 380 km timur laut dari Sofia. Ibu kota Rumania.

Permukiman di mana terjadi ledakan propylene itu dihuni oleh sekitar 1.000 orang, menurut seorang pejabat polisi. "Ini harus dikerjakan dengan sangat hati-hati."

Menurut petugas, operasi pengosongan tanki kereta yg tergelinci itu diharapkan rampung dalam sesuatu atau beberapa hari..

"Dua ledakan sudah menyebabkan kebakaran yg serius dan merusak sedikitnya 20 bangunan. Ada banyak orang yg terluka, terutama luka bakar," kata Kepala Sekretariat Kementerian Dalam Negeri Georgi Kostov.

Seorang pria 18 tahun sudah meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit di kota Shumen, kata seorang pejabat rumah sakit.

Sekitar 200 petugas pemadam kebakaran yg memadamkan api dan mendinginkan tangki buat menghindari terjadinya ledakan lebih lanjut.

Tim penyelamat, termasuk anjing pelacak, mencari korban di rumah dekat jalur kereta api.

"Saya menolong menarik enam orang dari bawah reruntuhan. Tiga orang telah mati, tiga masih hidup,” katanya Stefan Stefanov, yg tinggal di Hitrino.

Jaksa menyampaikan mereka sedang menyelidiki insiden itu. Petugas masih menyelidiki penyebab kejadian yg memilukan itu, kata Ketua Komisi Parlemen, Nastimir Ananiev.


Source : internasional.kompas.com