Kembali Memanas, Donald Trump Serang Balik Bill Clinton via Twitter

Kembali Memanas, Donald Trump Serang Balik Bill Clinton via Twitter

WASHINGTON, Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump melancarkan "serangan balik" melalui jejaring Twitter, kepada mantan Presiden AS Bill Clinton, Selasa (20/12/2016) waktu setempat.

Sebelumnya, dalam acara diskusi dadakan di sebuah toko buku di sebelah utara negara bagian New York, awal bulan ini, Clinton sempat mempertanyakan kecerdasan Trump.

Komentar itu keluar ketika muncul pertanyaan tentang bagaimana pandangan Clinton soal intelektualitas pengusaha kaya raya itu.

"Dia tak tahu banyak. Satu hal yg dia tahu adalah bagaimana marah dan bagaimana warga kulit putih mampu memilihnya," cetus Clinton kala itu.

Clinton membuat pernyataan itu pada 10 Desember lalu. Ungkapan itu kemudian dimuat di media lokal, karena kebetulan ada sesuatu editor dari media tersebut yg hadir di sana.

Selanjutnya, seperti diberitakan AFP, berita itu dikutip laman Politico, dan dipublikasikan pada Senin kemarin.

Dalam acara itu pula. Clinton mengaku Trump menelepon dia, dan secara mengejutkan terdengar ramah, berbeda dengan masa kampanye yg penuh permusuhan.

Mengetahui pemberitaan demikian, Trump pun kelihatan kembali memanas. Dia segera melontarkan "serangan balik" melalui Twitter.

"Bill Clinton bilang bahwa aku menelepon dia setelah pemilu. Keliru, dia yg menelepon aku (dengan ucapan selamat yg sangat manis). Dia 'tidak tahu banyak',..."

Trump dulu menambahkan, "khusus tentang bagaimana mendapatkan suara, bahkan dengan anggaran yg sangat terbatas, mencari suara dari 'swing states' yg vital. Mereka fokus di negara bagian yg salah."

Clinton pun memberikan balasan berupa sindiran di akun Twitter tersebut. "Ini sesuatu hal @realDonaldTrump dan aku setuju, aku memang menelepon dia setelah pemilu."

Selama kampanye, Trump selalu terang menyerang Clinton, terutama tentang perkara perselingkuhan perkawinannya.


Source : internasional.kompas.com