PIDIE JAYA, - Sebanyak 207 tim medis dari berbagai lembaga sudah datang di lokasi gempa bumi, Pidie Jaya, Kamis (8/12/2016). Tim didukung dengan 64 unit ambulans sebagai alat angkut korban ke rumah sakit.
Kepala Humas Pemerintah Aceh, Frans Delian menyebutkan, tim tersebut kini tersebar ke semua lokasi titik pengungsian dan rumah sakit di Pidie Jaya.
“Tim medis dari berbagai lembaga swasta, pemerintah, TNI/Polri, dan kampus telah datang di Pidie Jaya,” sebutnya.
Dia mengatakan, ketika ini di lokasi bencana diperlukan ketersediaan tempat ibadah, handuk, tenda medis, gudang makanan, obat-obatan, toilet, air bersih, tenda dapur, perlengkapan bayi, selimut, kelambu, dan perlengkapan sanitasi seperti odol dan yang lain sebagainya.
“Logistik dari Pemerintah Aceh selalu dibawa ke lokasi. Semua tim baik itu dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Bina Marga sudah berangkat ke sana. Instruksi Plt Gubernur, Pak Soedarmo jelas agar seluruh dinas berkoordinasi dan langsung mengatasi kekurangan yg ada,” ujarnya.
Dia memperkirakan, tim medis mulai selalu bertambah dari dalam dan luar Aceh. Mengingat hingga ketika ini tim relawan dari sejumlah lembaga akan berdatangan ke Kabupaten Pidie Jaya.
“Untuk evakuasi, ada 740 personel dari TNI/Polri yg dikerahkan buat hari pertama ini. Kemungkinan selalu bertambah sesuai kebutuhan,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya gempa 6,5 magnitudo menghantam Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen. Akibatnya ratusan orang luka-luka dan puluhan lainnya meninggal dunia. Ratusan rumah, toko dan gedung juga hancur.
Baca: TNI-Polri Bantu Percepat Evakuasi Korban Gempa Aceh
Kompas TV Tanah Rencong Diguncang Gempa 6,5 SR, Puluhan TewasSource : regional.kompas.com