Hanoi -, Di Piala AFF 2016, tempat Boaz Solossa di lini depan Timnas Indonesia tidak tergantikan. Ia pun telah membayar kepercayaan pelatih Alfred Riedl dengan koleksi tiga gol. Itu mengapa pelatih Nguyen Huu Thang begitu mewaspadainya.
Laga hidup mati bakal dilakoni Vietnam dan Timnas Indonesia pada leg kedua semifinal Piala AFF 2016 di My Dinh National Stadium, Rabu (7/12/2016). Timnas Indonesia memang dalam keadaan yg diuntungkan karena sukses meraih hasil positif pada leg pertama.
"Ia adalah pemain kunci Timnas Indonesia. Ia memiliki kemampuan bagi mengangkat motivasi rekan-rekannya. Ia pemain yg sangat berbahaya di lini depan. Di usia tampaknya yg masih tampil luar biasa, itu adalah kemampuan istimewa," ungkap pelatih Vietnam, Nguyen Huu Thang, pada konferensi pers jelang laga, Selasa (6/12/2016).
Kebetulan, striker Persipura Jayapura itu memang memiliki catatan bagus setiap bertemu Vietnam. Sejak memulai debutnya pada Piala AFF 2004 silam, Boaz memang segera dipertemukan dengan Vietnam. Bahkan, dalam gelaran pertamanya itu, Boaz yg masih berusia 18 tahun sukses mencetak gol ke gawang The Golden Stars.
Pertemuan keduanya dengan Vietnam dilakoni pada uji coba, 22 November 2014. Sayang, kala itu Boaz bermain kurang bagus, sehingga dia harus ditarik keluar pada menit ke-61. Lalu, ia kembali bertemu Vietnam pada beberapa laga uji mencoba sebelum Piala AFF 2016 digulir.
Meskipun tidak mencetak gol ketika Indonesia ditahan imbang 2-2 di Sleman, faktanya pemain berusia 30 tahun itu sukses memberi dampak positif pada rapat kedua. Ia berhasil mencetak gol pembuka Timnas Indonesia pada duel di Hanoi. Sayang, tim Merah Putih harus takluk 2-3.

Aksi terkini Boaz kembali diperlihatkan ketika bertemu Vietnam di Stadion Pakansari. Meski begitu, Huu Thang tidak serta merta memfokuskan para pemainnya bagi mewaspadai Boaz. Ia menilai Timnas Indonesia masih memiliki banyak pemain hebat.
"Banyak pula pemain bagus yg dimiliki Timnas Indonesia. Jadi, bukan sesuatu atau beberapa pemain yg harus dijaga, tetapi semua tim," kata Huu Thang yg sempat menjadi anak didik Riedl di Vietnam.
Source : liputan6.com