TANGERANG, Tiga sopir sebuah perusahaan waralaba ritel bekerja sama buat membuat peristiwa perampokan rekaan di Tangerang guna mengelabui polisi. Namun, informasi salah seorang pelaku yg berubah-ubah membuat penyidik mengungkap kejadian yg sesungguhnya.
Pada awalnya, peristiwa ini terkesan seperti aksi perampokan biasa. Mobil boks pengangkut barang kebutuhan sehari-hari punya sebuah perusahaan waralaba ritel itu "dirampok" di Jalan Raya Talok, Kampung Sukasari, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (11/12/2016).
Sopir mobil tersebut, SP (35), mengaku dirampok beberapa orang di tengah jalan. Ia kemudian disekap dan dibuang ke pinggir jalan oleh para pelaku. Dua pelaku kemudian membawa kabur mobil boks dan uang tunai senilai lebih dari Rp 141 juta.
Namun, polisi kemudian mengetahui bahwa SP sebenarnya adalah bagian dari komplotan pencuri.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Awalnya, tersangka SP mengaku menjadi korban. Namun, informasi saksi korban yg berubah-ubah membuat petugas curiga. Setelah diperiksa lebih mendalam, akhirnya ia mengaku ikut terlibat dalam aksi tersebut," kata Kepala Kepolisian Sektor Kresek Ajun Komisaris Suseno, Selasa (13/12).
Menurut Suseno, modus operasi mereka adalah SP berpura- pura menjadi korban perampokan dengan kekerasan. Dua tersangka yang lain yg menjadi "perampok" tersebut tidak yang lain adalah beberapa rekan kerja SP di perusahaan waralaba tersebut, yakni SH (29) dan TBM (30).
Selain menahan tiga tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 141,6 juta, sesuatu mobil boks bernomor polisi B 9723 UCN, tiga kantong hijau berisi uang, kotak uang, telepon genggam, dan sebuah gembok.
Dibuang di pinggir jalan
"Perampokan" itu terjadi pada Minggu pukul 05.15. Awalnya, seorang warga, Mumu Muharam (38), melintas di tempat kejadian perkara. Di tempat itu ia menemukan seorang lelaki, yg akhirnya diketahui berinisial SP, tergeletak di pinggir jalan. Saat ditemukan, )
Versi cetak artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 14 Desember 2016, di halaman 15 dengan judul "Pelaku Berpura-pura Jadi Korban Rampok".
Source : megapolitan.kompas.com