- Microsoft ingin mengubah perangkat genggam seluler (smartphone atau tablet) menjadi layaknya PC yg sebenarnya. Perangkat genggam baru tersebut nantinya bakal dapat menjalankan software Windows, memiliki koneksi seluler, dan hemat daya.
Di ajang konferensi hardware WinHEC yg digelar di Shenzhen, China pekan ini, Microsoft mengumumkan, sistem operasi Windows bakal mampu berjalan di perangkat yg memakai arsitektur ARM.
Microsoft dan Qualcomm (suplier chipset buat ARM) sepakat meneken kerja sama bagi membuat perangkat ber-chipset Qualcomm mampu menjalankan OS Windows. Perangkat pertama bakal akan dipasarkan pada 2017 nanti.
Dikutip KompasTekno dari blog resmi Windows, Jumat (9/12/2016), langkah ini diambil karena Microsoft melihat tingginya permintaan connected PC yg lebih efisien daya. Microsoft bahkan menyebut macam perangkat ini dengan istilah "cellular PC".
Ya, cellular PC artinya vendor gadget nantinya bakal mampu mengintegrasikan konektivitas seluler ke dalam perangkat macam ini, memakai kartu eSIM. Untuk diketahui, hingga kini masih jarang laptop berbasis Intel yg memiliki konektivitas seluler terintegrasi.
Microsoft menyampaikan bahwa kerja sama ini mulai membuat pengguna merasakan pengalaman Windows dalam sebuah PC yg benar-benar mobile dan efisien.
Lantas apa artinya buat konsumen? Vendor-vendor gadget mulai dapat membangun PC Windows 10 dengan chipset Qualcomm Snapdragon yg menjalankan aplikasi Win32 x86. Termasuk aplikasi Adobe Photoshop, Microsoft Office, dan game-game populer WIndows lainnya yg biasa dijalankan di PC desktop.
Artinya, software dan aplikasi yg biasa dipakai di komputer Windows, nantinya juga bakal dapat digunakan di perangkat mobile, dengan pengalaman yg sama.
Karena versi OS Windows 10 buat ARM adalah versi 64-bit, maka Microsoft membuat emulator di dalam Windows 10 agar mampu menjalankan aplikasi x86 32 bit.
Aplikasi x86 64-bit tak mulai didukung, namun itu bukan hambatan berarti. Sebab, aplikasi 32-bit yg memiliki versi 64-bit juga tak banyak.
Perangkat Windows 10 dengan CPU ARM pertama adalah laptop yg memakai chipset Snapdragon 835. Belum ada tanggal pasti kapan perangkat ini bakal dirilis, yg pasti di tahun 2017.
Source : tekno.kompas.com