Hanoi -, Vietnam harus melupakan mimpinya bagi tampil di final Piala AFF 2016. Mereka terpaksa angkat koper setelah didepak Timnas Indonesia dengan agregat 3-4. Hasil itu dipastikan usai kedua tim menjalani leg kedua semifinal di My Dinh National Stadium, Rabu (7/12/2016).
"Saya dan seluruh pemain minta maaf kepada pecinta sepak bola di Vietnam. Saya benar-benar menghargai emosi fans. Saya sedih karena hasilnya tidak seperti yg diharapkan. Namun, para pemain sudah memainkan laga terbaik hari ini. Banyak hal yg terjadi di luar dugaan," kata Nguyen Huu Thang, pelatih Vietnam, seperti dikutip Dantri.
Sudah tertinggal, Vietnam malah kembali tertimpa petaka. Mereka harus tampil dengan 10 pemain setelah kiper Nguyen Tram diganjar kartu merah di menit ke-76. Hebatnya, kalah jumlah pemain tidak serta merta membuat Vietnam cuma fokus bertahan.
Mereka tetap menguasai jalannya pertandingan hingga bisa menciptakan gol penyeimbang di menit ke-83 lewat Vu Van Than. Bahkan, mereka mampu memaksa laga dilanjutkan hingga babak tambahan setelah Vu Minh Tuan mencetak gol di masa injury time.
Sayang, tuan rumah kembali mendapatkan petaka di menit ke-97. Wasit memberikan hadiah penalti buat Timnas Indonesia setelah Ferdinand Sinaga dilanggar di kotak terlarang. Manahati Lestusen yg menjadi eksekutor sukses mencetak gol penentu kemenangan Timnas Indonesia.

"Tak masuk akal seandainya menyalahkan para pemain. Sebagai pelatih, aku yg memiliki rasa tanggung jawab dan meminta maaf. Pemain aku memang kehilangan fokus bagi menciptakan gol, tetapi mereka tidak mampu disalahkan. Saya bersiap menerima sepenuhnya tanggung jawab ini," kata Huu Thang.
"Sepak bola memang terus menciptakan satu yg tidak terduga. Lewat media, aku berharap para fans memamerkan pengertian mereka bagi para pemain. Mereka telah berjuang keras bagi negara."
Source : liputan6.com