PONOROGO, - Dua warga Desa Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, nyaris dihajar massa karena ketahuan mencuri jahe kering di rumah Lancur Sudibyo (45), Desa Kalisat, Bungkal, Ponorogo, Selasa (13/12/2016) dini hari.
"Hampir saja kedua warga masing-masing bernama Miswanto (24) dan Katwanto (26) dihajar massa. Keduanya sempat dikejar warga. Namun sebelum dihajar massa, keduanya telah kalian amankan terlebih dahulu," kata Kapolsek Bungkal, AKP Beny Hartono ketika dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (13/12/2016).
Menurut Beny, ketika diperiksa polisi, beberapa pelaku mengaku aksi pencurian itu telah direncanakan sebelumnya. Pasalnya, sebelum mencuri, kedua tersangka telah mengetahui lokasi penyimpanan jahe kering di dalam rumah korban.
Aksi beberapa tersangka terungkap ketika warga setempat, Rudiyanto yg tidak sengaja melihat tumpukan jahe kering dalam karung plastik di pinggir jalan tidak jauh dari rumah korban. Rudiyanto kemudian memberitahukan apa yg dia lihat kepada korban.
"Setelah dicek korban ternyata benar, jahe miliknya hilang sebanyak 9 karung," jelasnya.
Kepada korban, Rudiyanto juga menceritakan beberapa tersangka sedang mengangkut beberapa karung plastik jahe kering memakai motor Yamaha Jupiter di tepi jalan raya Jurusan Bungkal-Ngrayun.
Tak lama kemudian, korban mengajak Rusdiyanto ke lokasi para pelaku mengangkut jahe curian. Setibanya di lokasi, korban dan saksi melihat beberapa pemuda sedang mengambil jahe kering curian yg diletakkan di pinggir jalan.
Kedua pelaku yg mengetahui kedatangan korban, berusaha melarikan diri. Namun akhirnya mereka mampu ditangkap berkat bantuan warga.
Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 8,4 juta.
Source : regional.kompas.com