Cegah Laka Laut, Gunung Kidul Pasang 50 Papan Peringatan di Pantai

Cegah Laka Laut, Gunung Kidul Pasang 50 Papan Peringatan di Pantai

GUNUNG KIDUL, - Setiap musim liburan seperti Natal dan tahun baru, destinasi wisata pantai di Kabupaten Gunung Kidul terus dipenuhi wisatawan.

Guna mengantisipasi hal-hal yg tak diinginkan, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul bersama SAR Linmas memasang 50 papan peringatan di titik-titik berbahaya.

"Saat ini destinasi yg paling banyak di kunjungi wisatawan adalah pantai. Angkanya dapat mencapai 80 persen hingga 85 persen," ujar Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul, Heri Sukmono ketika dihubungi, Selasa (27/12/2016).

Baca juga: Seorang Wisatawan Tewas Setelah Terseret Ombak Pantai Baru Bantul

Heri menyampaikan, guna mengantisipasi hal-hal yg tak diinginkan, pihaknya membuat papan-papan peringatan untuk wisatawan. Papan peringatan ini berisi imbauan tak mandi di pantai maupun imbauan tak berteduh di cerukan tebing. Sebab, dua titik cerukan tebing di dua pantai berbahaya bagi berteduh.

"Kita memfasilitasi membuat papan-papan pengumuman atau peringatan. Total kemarin kami membuat sekitar 50 papan peringatan," ucapnya.

Papan peringatan tersebut diserahkan kepada anggota SAR Linmas. Sebab SAR Linmas yg mengetahui titik-titik mana saja yg berbahaya.

"Sudah dipasang kemarin di sepanjang pantai sebelum liburan. Kita serahkan ke SAR Linmas yg mengetahui titik-titik berbahaya," ucapnya.

Selain membuat papan pengumuman, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul juga minta bantuan dari lintas sektor dengan menurunkan sebanyak 407 personel guna melakukan pengamanan. Personel lintas sektor baik dari polres, Kodim, Dinas Perhubungan, Pol PP dan SAR Linmas ini mulai ditempatkan di jalur menuju destinasi wisata maupun di lokasi wisata.

"Pengamanan liburan nanti dibantu 407 personel dari lintas sektor. Personel ini mengamankan jalur dahulu lintas menuju tempat wisata, dan pengamanan di lokasi wisata itu sendiri," pungkasnya.


Source : regional.kompas.com