Bandung, - Banyaknya proyek infrastruktur yg meleset dari kesepakatan membuat Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kesal.
Sebelumnya, pria yg akrab disapa Emil itu telah berulang kali mengingatkan agar segala proyek infrastruktur di Bandung harus rampung pada akhir Desember 2016. Namun, hingga awal tahun 2017, masih banyak proyek yg tidak kunjung beres.
"Saya juga kecewa. Saya telah tegur Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP)," ucap Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (3/1/2017).
Emil mengatakan, banyaknya proyek yg molor disebabkan proses lelang yg terus dikerjakan di akhir tahun. Sebab itu, dia memerintahkan agar di tahun 2017 proses lelang proyek harus dikerjakan di awal tahun.
"Saya bilang ini akibat terus milik kebiasaan melelang dipepet-pepetin. Makanya 2017 harus akan lelang. Jangan lelang-lelang di tengah tahun. Ini akibatnya kayak begini," tuturnya.
Dari sejumlah proyek yg tidak selesai tepat waktu, Emil mengatakan, pengerjaan trotoar di Jalan Wastukancana yaitu yg paling parah.
"Paling banyak (molor) proyek trotoar. Ini trotoar aku kecewa selalu terang. Masa trotoar yg kayak Wastukancana 'NU seuprit' (yang sedikit) saja enggak beres," ungkapnya.
Dia menambahkan, dia mulai memberikan tengat waktu selama 50 hari kepada para kontraktor buat menyelesaikan sisa pekerjaannya.
"Solusinya adalah masih ada waktu 50 hari sebelum di-blacklist. Dengan syarat (denda)sehari 1 per mil (1/1000)," tuturnya.
Source : regional.kompas.com