MAKASSAR, - "Petepete Smart" atau angkutan kota yg diinisiasi oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, beroperasi di jalan-jalan kota Makassar tanpa dilengkapi dokumen.
Padahal, mobil rakitan itu belum melalui uji kelayakan yg bisa membahayakan jiwa pengendara lainnya.
Wakil Direktur Lalulintas Polda Sulsel, AKBP Edi Purwanto, mengatakan, seandainya "Petepete Smart" belum dilengkapi dokumen seperti BPKB, STNK, izin trayek dan lainnya, Direktorat Lalulintas Polda Sulsel mampu melakukan tindakan tegas dengan tilang atau penyitaan kendaraan. Apalagi kendaraan tersebut beroperasi di jalan dengan memakai plat kendaraan palsu.
Menurut Edi, seandainya ingin "Petepete Smart" beroperasi di jalan, maka kendaraan tersebut harus melalui tahapan uji kelayakan dan mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan.
"Tanpa dilengkapi dokumen resmi, itu telah ilegal dan membahayakan jiwa buat pengendara jalan lainnya. Itu harus ditindak tegas dan kalau kedapatan di jalan, kalian segera tilang dan melakukan penyitaan," ungkapnya, Rabu (4/1/2017).
Jika memang telah melalui uji kelayakan, lanjut Edi, pastinya Pemerintah Kota Makassar mampu membuatkan BPKB dan STNK bagi "Petepete Smart". Namun sampai ketika ini, "Petepete Smart" belum teregistrasi atau terdaftar di Direktorat Lalulintas Polda Sulsel.
Seperti yg dikemukakan Kasubdit Regiden Polda Sulsel, AKBP Dwi Santoso. Menurut dia, "Petepete Smart" yg digaung selalu oleh Wali Kota Makassar belum resmi dan masih ilegal.
"Sampai ketika ini, itu "Petepete Smart" belum pernah aku registrasi dan tak terdaftar di Dit Lantas Polda Sulsel," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Makassar yg akrab disapa Danny Pomanto sudah launching mobil "Petepete Smart" yg berukuran sebesar mobil minibus, Senin (12/12/2016) sore.
Saat diluncurkan, mobil "Petepete Smart" yg mampu mengangkut 16 penumpang ini berasap akibat radiatornya terlalu panas. Mobil "Petepete Smart" ini dirakit di sebuah bengkel di Jl Rappocini, Makassar.
Rencananya, "Petepete Smart"ini mulai dijadikan sebagai angkot modern yg dilengkapi dengan colokan listrik agar penumpang dapat mengisi daya handphone dan laptopnya. Listriknya pun bersumber dari mesin genset yg terpasang di mobil.
"Petepete Smart" didesain menampung 16 penumpang yg mampu duduk ataupun berdiri dan dilengkapi fasilitas televisi, wifi, dan ac buat penumpangnya. Semua penumpang dapat masuk, termasuk penyandang disabilitas karena telah disediakan tempatnya di atas.
Mobil "Petepete Smart" ni memakai mesin pabrikan merk Daihatsu berjenis Grand Max. Hanya saja, desain body mobil didesain oleh Danny Pomanto sendiri. Namun keliling kaca jendela maupun kaca depan dan belakang terbuat dari plastik fiber.
(Baca juga: Mobil "Petepete Smart" Berasap Saat Diluncurkan Wali Kota Makassar)
Source : regional.kompas.com