Tiga Perempuan Tewas Ditembak di Finlandia

Tiga Perempuan Tewas Ditembak di Finlandia

HELSINKI, - Seorang sniper menembak mati seorang anggota dewan kota dan beberapa orang jurnalis di luar sebuah restoran di Imatra, kota kecil di dekat perbatasan Finlandia dan Rusia.

Kepolisian setempat memastikan, tersangka pelaku penembakan merupakan seorang pemuda setempat berusia 23 tahun telah ditangkap.

Sejauh ini polisi mengatakan, dalam insiden yg terjadi pada Sabtu (3/12/2016) larut malam itu, tidak berlatar terorisme dan yaitu sebuah serangan acak.

"Ketiga korban tewas seluruhnya adalah perempuan. Dua berusia awal 50-an dan seorang lagi berusia 30-an," kata juru bicara kepolisian Heli Jamsen-Turkki.

Jamsen-Turkki menambahkan, tersangka tidak melakukan perlawanan ketika ditangkap dan polisi masih menyelidiki motif penembakan itu.

Saku Tielinen, perwira polisi yg memimpin penyelidikan, mengatakan, tersangka memang memiliki catatan kriminal termasuk kekerasan dan pencurian.

"Sejauh ini tidak ada indikasi motif politik. Nampaknya, penembak dan korban tidak saling mengenal," ujar Tielinen.

Tielinen mengatakan, dari segala bukti memamerkan tersangka memilih korbannya secara acak.

Polisi menambahkan, tersangka datang di luar restoran itu dan menunggu di dalam mobilnya. Dia akan menembak ketika saat perempuan itu keluar dari dalam restoran.

Dia kemudian duduk diam di dalam mobilnya hingga polisi datang di lokasi kejadian.

"Saat ditangkap dia tidak berkata-kata dan tak memberikan perlawanan sama sekali," tambah Tielinen.

Salah sesuatu korban tewas adalah ketua dewan kota dari kubu sosial-Demokrat Tiina Wilen-Japinen yg berusia 50-an.

Imatra adalah kota dengan penduduk cuma 28.000 orang dan terletak 230 kilometer di sebelah timur ibu kota Helsinki.

Finlandia sendiri berpenduduk 5,4 juta orang dan sebanyak 650.000 orang memiliki senjata api. Namun, kekerasan yg melibatkan senjata api sangat jarang terjadi di negeri tersebut.


Source : internasional.kompas.com