Selamat Tinggal Produsen "Smartwatch" Pebble

Selamat Tinggal Produsen "Smartwatch" Pebble

- Pabrikan wearable Fitbit dan produsen smartwatch Pebble telah mencapai kesepakatan akuisisi pada Selasa (6/12/2016) waktu setempat. Dengan ini, Fitbit sebagai pencaplok berhak atas aset software punya Pebble yg selama ini diincar.

Bersamaan dengan pengumuman akuisisi, Pebble pun menyatakan resmi berhenti beroperasi sebagai suatu entitas perusahaan. Ya, seluruh kekayaan intelektual dan properti dalam Pebble mulai menyatu seutuhnya dengan Fitbit.

Kesepakatan akuisisi antar perusahaan memang milik dampak beragam. Pada dua contoh, perusahaan yg dicaplok masih mampu berdiri sebagai perusahaan sendiri di bawah naungan si pencaplok.

Ada juga perusahaan yg cuma memberikan lisensi dalam jangka waktu tertentu. Untuk perkara Fitbit-Pebble, akuisisi benar-benar menutup status Pebble sebagai sebuah perusahaan.

"Kami sudah membuat keputusan yg berat buat menutup perusahaan dan tidak lagi memproduksi perangkat-perangkat Pebble," begitu tertera pada blog resmi Pebble, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Fitbit Resmi Caplok Produsen Smartwatch Pebble

Nasib pemesan yg belum mendapat barang

Pada Mei 2016 lalu, Pebble baru saja mengumumkan tiga arloji pintar baru, yakni Pebble 2, Time 2, dan Core. Kemudian di tengah proses pengiriman produk tersebut ke para pemesan, terjadilah akuisisi ini.

Saat ini, baru sebagian pemesan yg sudah mendapatkan produk pesanannya. Akibat dari akuisisi ini, Pebble menetapkan buat membatalkan seluruh pesanan yg tersisa.

Bagi yg telah terlanjur memesan, Pebble mulai mengembalikan semua uang pemesan. Pengembalian duit atau refund via kartu kredit dan debit dijanjikan pada 16 Desember 2016.

Menurut Pebble, catatan refund mungkin baru terekam pada kartu kredit dalam 10 hari kerja. Ketika proses berhasil, situs penghimpun dana Kickstarter yg selama ini dipakai Pebble dalam pemasaran produk bakal mengirim e-mail ke pelanggan.

E-mail itu berisi total refund agar pelanggan dapat mericek dengan nominal yg sudah dikeluarkan. Intinya, Pebble memastikan bahwa konsumen tidak mulai mengalami kerugian finansial.

Baca: Smartwatch, Tren yg Layu Sebelum Berkembang


Source : tekno.kompas.com