DEMAK, - Seorang anggota DPRD Demak, Jateng, ditemukan dalam keadaan mabuk minuman keras ketika Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng bersama Pomdam 4 dan Polres Demak melakukan razia pada Jumat ( 9/12/2016) malam.
Setelah dikerjakan tes mata dan urine, BNNP memutuskan anggota dewan berinisial N itu tak mengonsumsi narkoba.
"Tahap awal kalian periksa matanya, kalau ada indikasi baru kami tes urine. Ada 20 sampel urine, hasilnya negatif, " kata AKBP Suprinarto, Kabid Berantas BNNP Jateng.
Razia narkoba yg digelar akan pukul 22.00 WIB hingga 24.00 WIB tersebut, menitikberatkan pada pengemudi mobil boks, mobil travel dan mobil pribadi yg melintas di jalur Pantura Demak.
"Saat tes urine, ada salah sesuatu sopir menggantinya dengan air karena takut. Tapi setelah urinenya kalian rapid tes, hasilnya negatif, " ujarnya.
Dalam razia tersebut, petugas mengarahkan puluhan mobil ke halaman Mapolres Demak. Polisi dulu meminta para pengemudi turun buat menjalankan pemeriksaan terkait penyalahgunaan narkoba.
"Razia ini buat menekan peredaran gelap narkoba melalui jalur darat," imbuh Suprinarto.
Sementara itu, salah sesuatu pengemudi, Alfero (30) , warga Sleman Yogyakarta, mengaku tak keberatan dengan digelarnya razia narkoba tersebut.
Pemuda itu mengaku tak merasa khawatir ketika dirazia karena selama ini tak pernah mengonsumsi narkoba.
"Habis mendukung PSS Sleman di Jepara, mas. Ini mau pulang malah kena razia. Enggak apa-apa, kan demi keamanan pengendara juga," kata Alfero.
Source : regional.kompas.com