BANDUNG, - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut memantau sepak terjang timnas Indonesia selama gelaran Piala AFF 2016. Bahkan, orang nomor sesuatu di Bandung itu pun ingin tiba ke Stadion Pakansari sebagai tempat dihelatnya laga final pertama Piala AFF 2016.
Namun, niat Ridwan bagi memberi dukungan segera terkendala sulitnya mendapat tiket final.
"Mudah-mudahan aku mampu nonton. Susah nyari tiketnya euy. Sampai hari ini aku belum mampu tiket, lagi nyari. Saya ingin nonton," ucap Ridwan di Hotel Kedaton, Jalan Suniaraja, Selasa (13/12/2016).
Pria yg karib disapa Emil itu berharap timnas Indonesia dapat mencatat sejarah manis. Sebab, di luar urusan prestasi, keberadaan timnas yaitu salah sesuatu instrumen perekat bangsa di tengah banyaknya insiden yg menyinggung soal keberagaman.
"Sepak bola cuma satu-satunya olahraga yg merasuk ke emosi jiwa sebagian besar umat di Indonesia termasuk di dunia. Seluruh dunia di belahan manapun memakai sepak bola sebagai identitas kebanggaannya," tuturnya.
Penyuka klub Liverpool itu memandang, sepak bola pun dapat menyadi filosofi dalam kehidupan.
"Sepak bola itu simbol, lihat filosofinya, melibatkan banyak orang artinya kalau mau menang harus kompak. Harus fair play jangan menang dengan main kotor, dalam hidup jangan nendang mukul orang demi jabatan. Kalau mau menang harus berkeringat, kalau mau hidup sukses harus bekerja keras," paparnya.
Ditanya soal prediksi, Emil menegaskan Indonesia bakal menang tipis. Kapten timnas Boas Solossa bakal menjadi penentu kemenangan.
"Prediksi 2-1, Boas yg nyetak gol. Tapi mudah-mudahan Zulham mampu berkibar juga," ujarnya.
Source : bola.kompas.com