Raksasa Internet China Alibaba Masuk Daftar Hitam di AS

Raksasa Internet China Alibaba Masuk Daftar Hitam di AS

- Taobao Marketplace, situs e-commerce besar di Cina yg dimiliki Alibaba Group, masuk dalam daftar hitam di Amerika Serikat (AS) karena menjual barang-barang tiruan.

Dikutip KompasTekno dari BBC, Minggu (25/12/2016), Hari Jomblo, Alibaba Cetak Rekor Transaksi Rp 238 Triliun

Presiden Alibaba, Michael Evans, menyampaikan amat kecewa dengan keputusan tersebut dan mempertanyakan apakah tuduhan itu 'didasarkan pada fakta atau dipengaruhi oleh iklim politik ketika ini'.

Awal tahun ini Taobao menyampaikan telah memperketat pengawasan atas penjualan barang-barang mewah, dengan meminta para penjual memamerkan bukti keasliannya. Lebih dari 250 penjual di Taobao-termasuk rumah mode Gucci dan Michaels Kors- mengancam mulai keluar dari IACC seandainya keanggotaan Alibaba tak dicabut.

Dalam paparannya kepada investor, Taobao menyampaikan aplikasi mobile-nya sendiri membawa 150 juta pengunjung setiap hari. Marketplace-nya juga mendapat 20 juta ulasan produk setiap harinya.

Dari segala bisnis yg dimiliki, Alibaba menjual berbagai barang senilai 500 miliar dollar AS sepanjang 2015 lalu, dari 10 juta merchant yg memakai platformnya.

September 2014 lalu, Alibaba -yang yaitu situs e-commerce terbesar di Cina- melepas sahamnya di Bursa New York dan memecahkan rekor dengan menghimpun dana sebesar 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp 336 triliun.

Baca: Raksasa E-commerce China Alibaba Akuisisi Lazada


Source : tekno.kompas.com