PIDIE JAYA, - Dinas Pendidikan Pidie Jaya ketika ini membutuhkan puluhan tenda buat digunakan sebagai sekolah lapangan.
Saat ini puluhan gedung sekolah ambruk akibat gempa magnitudo 6,5 di Pidie Jaya pada 7 Desember 2016.
Kepala Dinas Pendidikan Pidie Jaya Saiful Rasyid dihubungi Kompas.com, Rabu (14/12/2016) malam menyebutkan, hingga hari ke delapan pascagempa, baru ada empat sekolah lapangan bagi proses belajar-mengajar para siswa korban gempa.
"Kita butuh sekitar 30 tenda lagi untuk dijadikan sekolah lapangan. Mayoritas gedung sekolah kami itu memang rusak berat," kata Saiful.
Dinas Pendidikan Pidie Jaya sudah meneruskan kebutuhan itu ke Basarnas. Dalam waktu dekat, bantuan tenda buat sekolah ini diharapkan mampu terpenuhi.
Mengenai kesiapan guru pengajar, Saiful menyebutkan bahwa telah ada meeting dengan segala kepala sekolah buat menyiapkan guru agar masuk kelas.
"Guru sudah kami minta meski tengah keadaan begini agar masuk mengajar. Terpenting sekarang bangunan sekolahnya dahulu ada tenda," kata dia.
Saat ini TNI memberikan bantuan mengajar di sekolah-sekolah lapangan tersebut. Para murid belajar di dalam tenda dengan perlengkapan seadanya.
Source : regional.kompas.com