INDRALAYA, Banjir yg merendam Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan akan merendam daerah Kota Terpadu Mandiri (KTM) Sungai Rambutan di Desa Sungai Rambutan kecamatan Indralaya Utara.
Kedalaman banjir bervariasi antara 30 sentimeter hingga sesuatu meter. Banjir yg merendam daerah KTM Sungai Rambutan telah berlangsung selama beberapa pekan.
Selain karena curah hujan yg tinggi, banjir juga akibat luapan sungai Sungai Rambutan dan Sungai Meriak yg lokasinya tak jauh dari KTM Sungai Rambutan.
Sebuah pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) di daerah tersebut juga terendam banjir meskipun belum masuk ke dalam ruangan puskesmas.
Selain puskesmas sejumlah rumah warga juga terendam air. Namun, banyak warga yg telah meninggikan rumah sehingga air banjir tak masuk ke rumah. Untuk keluar rumah warga harus membangun jembatan sementara dari papan.
Banjir juga merendam sebagian jalan. Warga yg melintas memakai sepeda motor maupun mobil harus ekstra hati-hati.
Niyem, warga setempat mengatakan, akibat banjir tanaman Palawija di kebun miliknya mati terendam.
Niyem bingung karena tak milik penghasilan lagi bagi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara anaknya yg bekerja di perusahaan perkebunan yg tak jauh rumahnya sedang diistirahatkan. Itu karena kebun tempat anak Niyem bekerja juga terendam banjir.
“Tanaman padi, cabe, kacang seluruh pada mati karena terendam banjir, anak aku yg kerja di PT juga telah enggak kerja lagi,” kata dia, Senin (12/12/2016).
Warga yang lain yg menghadapi masalah yg sama berharap bantuan dari pemerintah, terutama kebutuhan pangan dan kesehatan.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir, Ahmad Syakroni, yg mencoba di konfirmasi melalui telepon selularnya tak menjawab.
Source : regional.kompas.com