Kirim Pesan untuk Trump, Beijing Kirim "Bomber" ke Laut China Selatan

Kirim Pesan buat Trump, Beijing Kirim "Bomber" ke Laut China Selatan

BEIJING, - Ternyata komunikasi telepon presiden terpilih AS Donald Trump dengan presiden Taiwan memerahkan telinga Beijing.

Pembicaraan 10 menit dengan Presiden Tsai Ing-wen itu adalah yg pertama diilakukan presiden terpilih atau presiden AS sejak Jimmy Carter mengubah pengakuan diplomatik AS dari Taiwan ke China pada 1979.

Sejak ketika itu, secara resmi AS mengakui Taiwan sebagai "bagian" dari China. Hal inilah yg membuat pemerintah Beijing berang.

Alhasil, pemerintah China mengirimkan pesawat pengebom Xian H-6 terbang melintas di wilayah "sembilan garis putus" yg disengketakan di Laut China Selatan.

Sejumlah pejabat AS kepada stasiun televisi Fox News mengatakan, pesawat itu terbang di atas dua pulau sengketa.

Para pejabat AS mengatakan, terbang lintas pesawat pengebom itu yaitu cara China mengirikan pesan kepada pemerintahan baru AS.

Pentagon dikabarkan mengetahui terbang lintas ini pada Jumat minggu dulu dan para pejabat Pentagon memastikan itu adalah penerbangan pesawat pengebom jarak jauh pertama dalam 18 bulan terakhir.

Xian H-6 adalah versi China dari pesawat macam Tupolev Tu-16 buatan Rusia. Pesawat ini telah dua kali diuji mencoba buat menjatuhkan bom.

Fox News mengabarkan, Laksamana Harry Harris, panglima Komando Pasifik AS sudah dua kali memperingatkan soal peningkatan kekuatan militer China di Laut China Selatan.

Satelit bahkan sudah merekam kegiatan China mempersiapkan rudal-rudal darat ke udara buat dikirimkan dan ditempatkan di pulau-pulau sengketa.

AS pertama kali mengadopsi kebijakan "satu China" pada 1972 setelah rapat Presiden Richard Nixon dan pemimpin China Mao Tse-tung.

Kesepakatan ini kemudian dikukuhkan Presiden Jimmy Carter yg mengakui Taiwan sebagai "bagian" dari China.

Di bawah kebijakan ini, AS tetap menjaga hubungan tidak resmi dengan Taiwan sementara mengakui Beijing sebagai representasi pemerintah China.


Source : internasional.kompas.com