Ini 7 Peristiwa Penyanderaan WNI Sepanjang Tahun Ini

Ini 7 Peristiwa Penyanderaan WNI Sepanjang Tahun Ini

JAKARTA, - Peristiwa penyanderaan dan penculikan terhadap warga negara Indonesia mendapatkan perhatian publik sepanjang tahun 2016.

Tercatat, 7 kali Anak Buah Kapal (ABK) yang berasal Indonesia disandera.

Pelaku penyanderaan adalah kelompok yg sama, merupakan kelompok bersenjata Abu Sayyaf yg bermarkas di Filipina.

1. penculikan 10 ABK Tugboat Brahma 12

Sebanyak 10 ABK Tugboat Brahma 12 dibajak dan disandera sejak Sabtu (26/3/2016) oleh kelompok Abu Sayyaf faksi Al Habsyi Mesaya di perairan antara Sabah dan Kepulauan Sulu sekitar pukul 15.20 waktu setempat.

Para ABK itu berasal dari berbagai daerah seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah,

2. penculikan empat ABK

Belum lagi 10 ABK sandera yg berhasil dibebaskan kembali ke Tanah Air, penculikan kembali terjadi.

Empat ABK kapal tunda Henry diculik oleh kelompok Abu Sayyaf ketika berlayar menarik tongkang Christy kembali ke Tarakan,

Sebanyak tujuh orang ABK kapal tunda Charles 001 dan kapal tongkang Robby 152 punya PT PP Rusianto Bersaudara disandera kelompok Abu Sayyaf ketika berlayar antara Pulau Sulu dan Pulau Basilian pada Senin (20/6/2016).

Kapal itu melanggar larangan berlayar ke Filipina.

Padahal, jalur aman yg disarankan adalah melalui selat antara Zamboanga dan Pulau Basilan.

Salah seorang korban, juru mudi kapal bernama Ismail diperintahkan menghubungi keluarganya.

Ismail dulu menghubungi istrinya Dian Megawati pada Rabu (22/6/2016) pada pukul 11.00 WITA.

Kepada Dian, Ismail meminta dicarikan wartawan, kepolisian, dan pihak perusahaan.

Ia juga meminta disiapkan uang tebusan sebesar 20 juta ringgit sebagai syarat pembebasan ketujuh ABK yang berasal Samarinda.


Source : nasional.kompas.com