KOPENHAGEN, IKEA, pengecer perangkat furnitur berjaringan internasional yang berasal Swedia, mengeluarkan peringatan yg terdengar unik.
Perusahaan itu menegaskan, para remaja yg tepergok bermalam di dalam toko mereka mulai dikenai sanksi tegas, sama dengan pembobolan.
Ternyata, ulah remaja yg menginap di areal toko sudah menjadi persoalan tersendiri buat IKEA.
Jurubicara Ikea di Kopenhagen, Denmark, Johanna Iritz menyebut, sudah ditemukan setidaknya 10 insiden yg dikerjakan para remaja, sejak tahun lalu.
Kasus-kasus itu ditemukan di Amerika Serikat, Kanada, Inggris Raya, Belgia, Belanda, Swedia, Jepang, Australia, dan Polandia.
Sejumlah media di Swedia menyebut, tren bermalam di IKEA dimulai ketika para remaja bergadang di areal pertokoan di Belgia pada bulan Agustus tahun lalu.
Hal itu terungkap dalam rekaman saat kelompok remaja mengunggah video aktivitas mereka IKEA.
Iritz mengungkapkan kepada Associated Press, Rabu (21/12/2016), para penyusup itu biasanya bersembunyi di dalam lemari, menjelang toko ditutup.
Untuk kasus tersebut, kata Iritz, IKEA mulai mengambil langkah serius dan tidak mulai menjamin keamanan dari para penyusup.
Perempuan itu menilai, keriaan yg dibuat para remaja tersebut sudah melewati batas.
"Menghabiskan malam di IKEA mulai berakhir dengan persoalan di muka hukum," tegas Iritz.
Namun hingga kini belum jelas apakah telah ada pelaku yg ditangkap dan diseret ke pengadilan.
Source : internasional.kompas.com