CIAMIS, - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan, pihaknya mulai segera memberikan sanksi pemecatan kepada anggota dewan kabupaten/kota dan provinsi yg dinilai tidak berguna serta pelit kepada masyarakat.
Sanksi ini diterapkan setelah dirinya mendapatkan dua laporan dari masyarakat soal kader partai Golkar yg tidak mampu melayani masyarakatnya dengan baik.
"Saya tegaskan untuk anggota dewan yg tidak berguna dan pelit, aku mulai segera beri sanksi pecat. Jadi aku harap kepada seluruh anggota dewan Golkar di segala Jawa Barat buat dapat mengubah diri dan melayani rakyat dengan baik," jelas Dedi kepada wartawan seusai Rakerda di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Selasa (20/12/2016).
Dedi pun mulai memberikan sanksi sama untuk kader partainya yg saling menjelek-jelekan. Dirinya secara jelas sudah melarang para kader partai melakukan perbuatan itu baik secara langsung, di media sosial, media massa, baik online maupun cetak.
"Saya tidak mau antara kader dan kader ribut dan saling menjelekan dimanapun. Kalau ada ketahuan sama aku mulai pecat," ungkap dia.
Langkah tegas itu, tambah Dedi, bertujuan menciptakan kader partai yg betul-betul mampu melayani dan berbuat satu yg nyata buat rakyat. Soalnya, partai, apalagi anggota dewan yaitu pelayan masyarakat dan wajib menjalankan tugasnya.
"Saya tidak ingin anggota dewan yg menunggu mengetahui permasalahan rakyat. Tapi, kami lah yg harus mendatangi rakyat dan mencari permasalahan dan memberikan solusinya secara nyata," ujar dia.
Dengan demikian, seandainya dirinya masih mendapatkan keterangan ada anggota dewan yg tidak berguna buat rakyatnya mulai segera diproses tegas.
Wakil rakyat mestinya malu seandainya tidak mampu memberikan perbaikan dan perubahan nyata sekarang ini buat mereka yg sudah memberikan hak suaranya.
"Semua kader dan anggota fraksi aku harap langsung dapat melakukan perubahan. Saya kan telah bilang contohnya, misalnya dapat dikerjakan dengan setiap pekan menginap di rumah janda tua sesuai dengan daerah pemilihannya. Cari apa masalahnya dan selesaikan secara nyata. Itu salah sesuatu melayani masyarakat," pungkas dia.
Source : regional.kompas.com