- Oktober lalu, Twitter mengumumkan bakal menutup Vine dalam rangka efisiensi perusahaan. Namun, belakangan rupanya rencana itu urung dilakukan.
Alih-alih dimatikan, Vine bakal memulai hidup baru sebagai aplikasi stand alone bernama Vine Camera. Fungsinya tidak lagi sebagai media sosial yg dapat memuat profil pengguna,
“Dengan aplikasi (Vine Camera ini), Anda tetap mampu merekam video looping 6-detik dan mengunggahnya secara segera ke Twitter atau menyimpannya di ponsel,” tulis Vine dalam sebuah posting pengumuman.
Dengan kata lain, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Re/code, Minggu (18/12/2016), video 6-detik dari Vine Camera nantinya dapat diunggah ke berbagai media sosial yang lain di samping Twitter.
Pengumuman di atas sekaligus mengakhiri spekulasi bahwa Twitter bakal menjual Vine. Sebelumnya, sempat diberitakan bahwa sejumlah pihak tertarik membeli Vine dari tangan Twitter.
Baca: Ditutup Twitter, Vine Malah "Ditawar" Situs Porno
Bagaimana dengan follower yg kadung dikumpulkan di Vine? Disebutkan bahwa Vine mulai melakukan upaya memindahkan para follower tersebut ke akunTwitter pengguna dengan tidak mengurangi notifikasi “Follow on Twitter” di aplikasinya.
Video-video Vine kini juga dapat diunduh lewat aplikasi atau browser. “Seluruh video VIne Anda mulai tetap tersedia di Vine .co, jadi Anda masih dapat mengakses aneka video yg telah dibuat selama bertahun-tahun," tutup Vine.
Source : tekno.kompas.com