Malware macam baru ditemukan di perangkat Android. Program jahat yg diberi nama Gooligan itu sudah menginfeksi sekitar 1 juta perangkat Android, menurut laporan dari firma keamanan Check Point.
Gooligan akan menyebar sejak Agustus 2016 dahulu dan menurut Check Point, malware tersebut rata-rata menjalar ke 13.000 perangkat Android per hari.
Target penting malware tersebut adalah perangkat dengan sistem operasi Android versi 4 dan 5 atau Jelly Bean, KitKat, dan Marshmallow.
Malware Gooligan menyebar melalui aplikasi resmi yg dipajang di toko aplikasi pihak ketiga (bukan Google Play Store). Hampir separuh dari infeksi Gooligan berada di wilayah Asia, tempat toko aplikasi pihak ketiga populer, seperti dikutip KompasTekno dari The Verge, Kamis (1/12/2016).
Aplikasi-aplikasi yg menyimpan malware Gooligan sudah didaftar oleh Check Point. Anda dapat melihat daftar tersebut melalui tautan berikut ini. Beberapa dari aplikasi yg terjangkit akan dari game ringan Slots Mania hingga aplikasi yg mencurigakan bernama Sex Photo.
Malware tersebut memanfaatkan beberapa lubang keamanan di kernel Linux sehingga bisa mengontrol perangkat pengguna begitu aplikasi diinstal.
Dari situ, malware mulai mengambil alih otorisasi token perangkat Google sehingga dapat mengakses akun Google pengguna, seperti Gmail, Drive, dan Photos.
Menurut Google, malware tersebut tak terbukti mengakses e-mail pribadi atau foto-foto. Namun, ia memanfaatkannya bagi memberi rating bintang lima kepada sejumlah aplikasi tertentu yg ada di Play Store.
Untuk mengecek apakah perangkat Android Anda terinfeksi malware Gooligan atau tidak, Anda mampu memakai tool yg dibuat oleh Check Point di tautan berikut ini.
Sebagai tindak pencegahan, sebaiknya cuma mengunduh apikasi dari toko resmi Google Play Store.
Source : tekno.kompas.com