AMBON, - Penertiban aktivitas penambangan ilegal di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Wamsait, Kabupaten Buru pada hari kedua mendapat perlawanan hebat dari ratusan penambang ilegal di kawasan tersebut, Kamis (15/12/2016).
Para penambang yg tak ingin ditertibkan mengamuk sambil menghalangi petugas yg hendak masuk ke lokasi penambangan.
Tak cuma kaum pria, para ibu juga ikut memberi perlawanan ketika petugas hendak melakukan penertiban.
Informasi yg dihimpun, sejumlah penambang bahkan mempersenjatai dirinya dengan alat tajam ketika aparat gabungan yg terdiri dari personel TNI/Polri dan petugas Satpol PP memasuki kawasan penambangan ilegal.
Untuk menghindari bentrok dengan para penambang, aparat gabungan akhirnya memilih mundur dan menunda bagi sementara proses penertiban.
"Penertiban tadi ditunda, karena para penambang melakukan perlawanan, penundaan juga dikerjakan bagi menghindari kontak fisik antara penambang dengan aparat,” kata sumber Kompas.com yg ikut dalam penertiban tersebut.
Aksi penertiban para penambang illegal ini sehari sebelumnya juga sudah dikerjakan di kawasan Gunung Botak, tepatnya di Jalur Anahoni. Penertiban dipimpin segera Kapolres Pulau Buru AKBP Leo Simatupang dan Komandan Kodim (Dandim) Namlea Letkol Kav Sindhu Hnggara.
Dalam aksi penertiban itu, sekitar 250 personel gabungan ikut dilibatkan, termasuk masyarakat adat, LSM serta petugas dari Dinas ESDM Maluku.
Menurut Kepala Seksi Pengamatan dan Konservasi Dinas ESDM Maluku, Helen Heumase, penetiban aktivitas penambanga ilegal di kawasan Gunung Botak atas perintah segera dari Gubernur Maluku Said Assagaff.
“Penertiban aktivitas penambangan ilegal di Gunung Botak ini dikerjakan karena sampai ketika ini ternyata masih ada penambang liar yg melakukan aktivitasnya di Gunung Botak,” katanya.
Aktivitas penambngan ilegal di kawasan Gunung Botak sudah ditutup oleh Pemerintah Provinsi Maluku bekerjasama dengan aparat TNI/Polri setahun yg lalu.
Para penambang ilegal dari berbagai daerah juga sudah dipulangkan ke daerah asalnya, namun belakangan aktivitas penambangan ilegal kembali terjadi di kawasan itu.
Source : regional.kompas.com